Makna Idul Adha: Perjalanan Pengorbanan dan Ujian Atas Apa yang Paling Disayangi

Makna Idul Adha - Saat mendengar istilah qurban, langsung terlintas perjalanan dan pengorbanan Nabi Ibrahim AS atas perintah dari Allah SWT melalui mimpi untuk menyembelih anaknya Nabi Imail AS sebagai bentuk ujian keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT untuk mengorbankan atas apa yang paling dicintai di dunia ini.

Makna Idul Adha: Perjalanan Pengorbanan dan Ujian Atas Apa yang Paling Disayangi

Hari Raya Idul Adha yang jatuh pada tanggal 10 Dzulhijjah Hijriyah merupakan hari yang penuh dengan makna dengan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT yang telah memberikan segala sesuatu yang ada di lagit dan dibumi dengan segala isinya kepada manusia sebagai khalifatulloh.

Perjalanan kisah Nabi Ibrahim AS dan putranya Ismail patut diteladani di era digital seperti sekarang ini dengan tetap menjunjung tinggi perintah Agama diatas segala-galanya dan serta siap berkorban dari sebagian rejeki yang telah diberikan oleh Allah SWT.

Pada saat Nabi Ibrahim mendapatkan perintah untuk mengorbankan anaknya, Beliau dengan sabar dan ikhlas meminta petunjuk kepada Allah SWT dan tetap melaksanakan perintah tersebut sebagai bentuk ujian keimanan dan ketakwaan.

Sebagaimana kita ketahui bahwa Nabi Ismail AS merupakan anak kesayangan Nabi Ibrahim AS, ia (Nabi Ibrahim) berani mengorbankan anak kesayangannya demi keimanan dan ketakwaan, dan pada saat hendak mengorbankan Nabi Ismail Allah menyuruh malaikat untuk menggantinya dengan seekor domba yang sehat, gemuk dan juga gagah.

Kita sebagai ummat Nabi Muhammad SAW yang hidup di akhir zaman sudah seharusnya memahami makna esensi kurban yang sesungguhnya dengan membelanjakan atas rejeki yang teleh diberikan dengan menyembelih hewan qurban pada hari raya idul adha.

Penyembelihan hewan qurban selain bentuk ibadah kepada Allah SWT juga memiliki nilai sosial yang sangat tinggi terutama kepada orang-orang yang kurang mampu secara finansial. Hewan yang kita kurbankan dagingnya diberikan kepada orang yang kurang mampu.

Baca Juga : Ucapan Selamat Hari Raya Idul Adha

Daging hewan kurban yang disembelih sangat bermanfaat bagi orang-orang yang kurang mampu setidaknya ikut meringankan beban mereka meskipun itu sangat sedikit dari sebagian harta yang dimiliki.

Doaku di Hari Raya Idul Adha "Semoga semua orang yang melaksanakan ibadah kurban diterima oleh Allah SWT dan menambah keimanan dan ketakwaan".

Belum ada Komentar untuk "Makna Idul Adha: Perjalanan Pengorbanan dan Ujian Atas Apa yang Paling Disayangi"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel